Rektor IPB University Prof. Arif Satria menghadiri acara Jelajah IPB, yang digelar Direktorat Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran (DKKP) IPB di Grha Widya Wisuda, Sabtu (4/10/2025). Dalam acara yang menghadirkan pelajar se-Indonesia ini, Prof. Arif menyampaikan materi tentang tantangan generasi muda di era disrupsi, digitalisasi, dan keberlanjutan.
Diketahui, Jelajah IPB merupakan sebuah program open house IPB University yang digelar setiap tahun untuk memberikan kesempatan bagi pelajar untuk mengenal IPB University lebih dekat. Pada tahun 2025, Jelajah IPB hadir dengan semangat baru untuk memfasilitasi pelajar se-Indonesia dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi berkualitas.
Lebih lanjut, dalam kegiatan tersebut Prof. Arif menjelaskan bahwa keterampilan atau skill yang saat ini digunakan tidak bisa lagi diandalkan pada lima tahun yang akan datang. Terlebih lagi dengan keterampilan di masa lalu.
“Kita tidak bisa lagi mengandalkan skill masa lalu atau hari ini. Diperkirakan 2025-2030 skill yang tumbuh dan kemudian skill yang diperlukan dalam kehidupan adalah resilience (ketangguhan), flexibility (keluwesan), dan agility (ketangkasan),” ujarnya.

Oleh karenanya, lanjut Prof. Arif, pendidikan tinggi memiliki peran dalam membentuk pemimpin masa depan. Sebagaimana yang dilakukan oleh IPB University dalam membentuk para mahasiswanya agar memiliki resiliensi atau bersifat tahan banting.
“Jadi gen Z yang selama ini dianggap kurang tahan banting maka IPB berusaha membuat mahasiswa jadi tahan banting. Karena resiliensi menjadi kebutuhan. Kita memasuki era 5.0, kata kunci 5.0 adalah resiliensi,” ucapnya.
Di sisi lain, Jelajah IPB dengan tema “The Hidden Wonderland of Knowledge“, ingin menggambarkan IPB University sebagai ruang pengetahuan yang luas, penuh inspirasi, serta siap dijelajahi oleh generasi muda. Melalui rangkaian kegiatan seperti Campus Talk, Campus Expo, Campus Tour, dan Try Out, peserta akan memperoleh wawasan langsung tentang kehidupan kampus, sistem pendidikan, inovasi mahasiswa, hingga prospek karier yang dapat ditempuh bersama IPB University.
“Jelajah IPB 2025 bukan sekadar sosialisasi, tetapi sebuah pengalaman menyeluruh untuk membangun motivasi, mimpi, dan kesiapan pelajar Indonesia menghadapi masa depan melalui pendidikan tinggi. Kami berharap para siswa dapat menjadikan IPB sebagai rumah untuk meraih mimpi,” harapnya.

