Pada Wisuda Multistrata IPB University yang digelar Rabu (29/10/2025), Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria memberikan gelar sarjana anumerta untuk mendiang Anggit Bima Wicaksana, Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian, IPB University angkatan 58 yang gugur saat Ekspedisi Patriot di Papua.
Pemberian gelar sarjana dan penyerahan ijazah ini diwakili oleh kedua orangtua Almarhum Anggit Bima, serta disaksikan oleh Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Prof. Arif mengatakan, pengabdian yang dilakukan Almarhum Anggit Bima merupakan bentuk sebaik-baik manusia karena telah memberikan manfaat di tempatnya mengabdi.
“Beliau mengikuti program Ekspedisi Patriot. Beliau memilih untuk bekerja di ruang sunyi, jauh dari tepuk tangan. Bekerja untuk memberikan manfaat untuk menjadi ‘khoirunnas’; menjadi sebaik-baik manusia. Beliau bekerja untuk kepentingan bangsa, karena berusaha untuk membangun masyarakat,” ucapnya.
Padahal, Prof. Arif bercerita, Almarhum Anggit telah ditawarkan orangtuanya untuk bekerja bersama orangtuanya dengan jumlah gaji yang besar. Namun Almarhum Anggit memilih untuk menjalankan tugasnya sebagai Tim Ekspedisi Patriot.
Di samping itu, lanjut dia, Anggit telah menyelesaikan hampir seluruh tugas akademik dan sudah memenuhi persyaratan. Hanya saja, Anggit lebih dulu gugur sebelum sempat diwisuda oleh IPB University.

“Beliau, atas kehendak Allah, gugur dalam menjalankan tugas mulia dalam Ekspedisi Patriot. Oleh karena itu, IPB memberikan gelar Sarjana Anumerta untuk Anggit Bima Wicaksana,” ucapnya.
Prof. Arif pun mengaku sangat bangga dan mengapresiasi kiprah Almarhum Anggit selama menjalani tugas akademik di IPB University. Ia berharap, semangat daya juangnya terus dipertahankan oleh teman-temannya.
“Semoga semangatnya terus berkembang, diteruskan oleh kawan-kawan yang saat ini sudah berjuang menjadi patriot transmigrasi, bahwa kita ini punya tugas untuk terus memberikan manfaat dengan menginspirasi orang lain,” ujar Prof. Arif.
Ia juga mengucapkan terima kasih berikut apresiasi kepada Menteri Transmigrasi RI yang telah membantu evakuasi hingga pemakaman Almarhum Anggit.
“Semua dilakukan oleh beliau. Tapi yang lebih mengharukan dan membanggakan adalah bahwa Bapak Menteri berkenan memberikan penghargaan untuk Anggit Bima Wicaksana, sebagai pejuang patriot transmigrasi,” tuturnya.

