Headlines

Empat Guru Besar Baru IPB Angkat Isu Pertanian, Perikanan, Ekonomi, dan Data dalam Orasi Ilmiah

Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria mengapresiasi atas lahirnya empat guru besar baru yang menyampaikan orasi ilmiah pada Sidang Terbuka Guru Besar IPB University, Sabtu (16/8/2025) Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Orasi ilmiah ini menunjukkan komitmen IPB University dalam memberikan solusi lintas disiplin untuk menjawab tantangan pembangunan nasional, dari sektor pertanian, perikanan, hingga tata kelola lingkungan dan data.

“Orasi ilmiah para guru besar hari ini menjadi kontribusi penting dalam menjawab tantangan bangsa, mulai dari pertanian, perikanan, lingkungan, hingga data science. Pemikiran ini akan memperkuat peran IPB sebagai universitas yang terus melahirkan inovasi dan solusi nyata,” ujar Prof. Arif.

Pada kesempatan ini, orasi ilmiah disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Suwardi (Fakultas Pertanian), Prof. Dr. Munti Yuhana (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Prof. Eka Intan Kumala Putri (Fakultas Ekonomi dan Manajemen), dan Prof. Dr. Ir. I Made Sumertajaya (Sekolah Sains Data, Matematika dan Informatika).

Orasi ilmiah pertama disampaikan Prof. Dr. Ir. Suwardi, Guru Besar Tetap Fakultas Pertanian bidang Teknologi Tanah, dengan topik Teknologi Tanah sebagai Pilar Transformasi Lahan Marginal Menuju Pertanian Regeneratif. 

Ia menyoroti lahan marginal yang kini menjadi isu strategis pembangunan pertanian nasional akibat alih fungsi lahan dan perubahan iklim. Data menunjukkan sekitar 82 persen daratan Indonesia atau 157 juta hektare tergolong lahan marginal dengan produktivitas rendah.

“Teknologi tanah memegang peran kunci dalam pertanian regeneratif, suatu sistem yang memulihkan kesehatan tanah, meningkatkan keanekaragaman hayati, menjaga kestabilan iklim, dan memproduksi pangan secara berkelanjutan. Inovasi ini mencakup penerapan metode pengelolaan sifat fisik, kimia, dan biologi tanah secara terpadu, dengan prinsip ekologis, ekonomis, dan adaptif,” jelas Prof. Suwardi.

Selanjutnya, Prof. Dr. Munti Yuhana, Guru Besar Tetap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, menyampaikan orasi berjudul Mikrokapsul Sinbiotik: Strategi Biointervensi Mikrobiom Usus dalam Pengendalian Penyakit Infeksi di Akuakultur. 

Ia menekankan pentingnya mencari alternatif ramah lingkungan untuk mengatasi penyakit pada budidaya perikanan, menggantikan penggunaan antibiotik yang berisiko menimbulkan resistansi dan pencemaran.

“Sinbiotik efektif melawan infeksi tunggal maupun multipatogen, sehingga penting untuk akuakultur sehat dan berkelanjutan. Aplikasi mikrokapsul sinbiotik dalam pakan meningkatkan jumlah probiotik di saluran pencernaan ikan dan udang,” ujar Prof. Munti.

Orasi berikutnya disampaikan Prof. Eka Intan Kumala Putri, Guru Besar Ilmu Ekonomi dan Lingkungan Fakultas Ekonomi dan Manajemen, yang menyoroti krisis ekologi global dalam orasi bertema Ekonomi Sirkular sebagai Jawaban atas Krisis Ekologi. 

Ia menilai konsep ekonomi linier telah gagal menjaga keberlanjutan, sehingga dibutuhkan sistem baru yang menekankan sirkularitas dan pemanfaatan ulang sumber daya.

“Perekonomian sangat bergantung pada sumber daya lingkungan. Bank Dunia memperkirakan keruntuhan ekosistem akan menyebabkan kerugian hingga 2,7 triliun dolar AS per tahun,” ungkap Prof. Eka.

Terakhir, Prof. Dr. Ir. I Made Sumertajaya, Guru Besar Tetap Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika, membawakan orasi berjudul Analisis Bicluster dan Timeseries Clustering: Menggali Informasi Lokal untuk Membangun Formulasi Kebijakan yang Tepat Sasaran, Adaptif, dan Berbasis Data. 

Ia menegaskan pentingnya transformasi kebijakan publik berbasis data untuk menghasilkan keputusan yang presisi dan adaptif.

“Analisis biclustering menjadi alat strategis dalam mengidentifikasi pola lokal dari data multidimensi. Dengan mengelompokkan wilayah dan indikator secara simultan, metode ini mengungkap kerentanan dan potensi tersembunyi, seperti dalam ketahanan pangan dan perikanan tangkap,” terang Prof. Made.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *