Headlines

Rektor IPB Terima Tim Asesor LAM-PTKes, Tegaskan Komitmen Penguatan Konsep One Health Lewat Fakultas Kedokteran

Rektor IPB University Prof. Dr. Arif Satria menerima kedatangan Tim Asesor LAM-PTKES untuk melakukan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) IPB, di Ruang Sidang Senat Akademik, Kampus IPB Dramaga. Prof. Arif mengatakan, akreditasi ini merupakan kesempatan bagi IPB University untuk melakukan evaluasi terhadap FK yang sudah didirikan sejak 2023.

“Sejak didirikan, alhamdulillah saat ini peminatnya luar biasa di IPB. Bahkan pernah ada satu masa di tahun lalu, tingkat keketatannya nomor 1 terbaik di Indonesia karena yang diterima sedikit. Jadi tingkat keketatannya paling tinggi di SNBT,” kata Prof. Arif dalam sambutannya, Senin (27/10/2025).

Ia mengatakan, FK didirikan untuk melengkapi konsep One Health yang memang diusung IPB University. Sebelum FK berdiri, IPB University telah memiliki sejumlah program studi terkait bidang kesehatan seperti kedokteran hewan dan proteksi tanaman.

Prof. Arif menjelaskan, konsep One Health telah menjadi tren di dunia, bagaimana mensinergikan, meningkatkan interaksi, dan mengintegrasikan antara dunia veteriner, dunia kesehatan manusia, dan dunia kesehatan lingkungan—termasuk di dalamnya kesehatan tanaman.

“Konsep One Health yang saat ini sedang kita usung, Alhamdulillah semakin lengkap dengan adanya FK ini. Sehingga dengan adanya konsep One Health ini, maka aktivitas kita dalam menyelesaikan berbagai problem di masyarakat semakin tinggi,” ucapnya.

Di sisi lain, lanjut Prof. Arif, hadirnya FK IPB University seiring dengan harapan pemerintah untuk menambah jumlah lulusan fakultas kedokteran. Terlebih, dari data yang diterimanya, Provinsi Jawa Barat mengalami kekurangan dokter.

“Tentu ini seiring dengan harapan pemerintah, bahwa pemerintah juga menargetkan jumlah FK semakin bertambah. Apalagi Jawa Barat termasuk kekurangan dokter, sehingga kita berusaha untuk hadir membantu menyelesaikan berbagai masalah kesehatan di Jawa Barat,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *